Teh merupakan salah satu minuman yang banyak diminum di berbagai kalangan masyarakat. Selain rasanya yang sudah khas, teh juga diketahui memiliki banyak khasiat. Sebuah studi terbaru telah mengungkapkan salah satu khasiatnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengonsumsi teh sebanyak lima cangkir atau lebih selama sehari dapat menurunkan risiko seseorang untuk terkena kanker prostat, bahkan hingga sepertiganya, seperti dilansir Daily Mail, Kamis (1/8/2013).
Diungkapkan pula bahwa laki-laki dengan kanker prostat yang minum lima cangkir atau lebih teh dalam sehari juga 33 persen lebih rendah untuk mengembangkan kankernya menjadi stadium IV. Bahkan mereka juga mengalami penurunan risiko sebanyak 25 persen untuk mencapai tahap stadium II, jika dibandingkan dengan mereka yang minum hanya satu cangkir teh sehari.
Kanker stadium II diketahui merupakaan saat di mana tumor telah tumbuh di dalam kelenjar prostat tetapi tidak menyebar. Sedangkan saat mencapai stadium IV, kanker biasanya telah menyebar ke kelenjar getah bening, tulang, atau hati.
Teh dianggap oleh peneliti sangat bermanfaat untuk membantu mengatasi kanker prostat karena mengandung senyawa alami yang disebut flavonoid. Senyawa ini diketahui dapat menghambat sel-sel kanker dari tumor pembentuk. Menurut para peneliti, tidak masalah jika Anda menambahkan sedikit susu, gula, atau lemon ke dalam teh, sebab manfaat kesehatan yang didapat tidak berkurang.
Para ilmuwan di Belanda menganalisis data pada 58.279 laki-laki dan menemukan adanya 3.362 kasus kanker prostat, termasuk 1.164 kanker stadium lanjut. Dengan mencari tahu berapa banyak dari laki-laki ini yang minum teh dan makanan apa saja yang mereka makan, tim dapat membandingkan kurangnya asupan flavonoid dengan catatan kesehatan para responden.
"Kami memiliki data stadium tumor untuk stratifikasi data terhadap tahap penyakit. Studi kami termasuk sejumlah besar kanker prostat stadium lanjut," papar Dr Milan Geybels, peneliti utama di Maastricht University, Belanda.
Satu cangkir teh diketahui mengandung sekitar 150-200 mg flavonoid dan merupakan sumber flavonoid yang paling baik.
Setiap tahun sekitar 41.000 laki-laki di Inggris didiagnosis dengan kanker prostat dan hampir 11.000 meninggal akibat penyakit tersebut.
Kamis, 01 Agustus 2013
5 Bahan dalam Permen Karet Ini Ditengarai Bisa Sebabkan Kanker
Dibanding permen biasa, permen karet diklaim memiliki banyak kegunaan. Selain teksturnya yang lembut, permen karet dapat mengatasi bau mulut, memutihkan gigi, dan meringankan stres. Siapa sangka di dalamnya terkandung zat kimia yang dapat memicu kanker.Sebuah penyelidikan di AS dilakukan The Health Wyze Report untuk mengamati bahan yang umum ditemukan dalam beberapa merek permen karet. Hasilnya menemukan bahwa kesemua bahan dalam permen karet diserap oleh aliran darah. Beberapa di antaranya terkait dengan penyebab kanker jika banyak dikonsumsi.
Seperti dilansir Medical Daily, Kamis (1/8/2013), bahan-bahan tersebut antara lain:
1. AspartamBahan ini dipakai sebagai pengganti gula.
Sempat dianggap tidak aman oleh badan pengawas obat dan makanan AS atau FDA (Food and Drug Administration) pada tahun 1980, aspartam akhirnya disetujui walau masih berisiko.Aspartam adalah excitotoxin, zat yang merangsang neuron di otak. Pemakaiannya dapat menurunkan kecerdasan dan serangkaian masalah neurologis. Menurut studi pada hewan, aspartam diyakini menjadi karsinogen karena berkaitan dengan berbagai jenis tumor.
2. BHT (Butylated hydroxytoluene)
Pengawet BHT merupakan bahan yang umum ditemukan dalam permen karet. Menurut Health Wyze Report, BHT dapat meracuni sistem organ seperti ginjal dan menyebabkan kerusakan hati, juga berkaitan dengan hiperaktivitas pada anak-anak.BHT bahkan telah dilarang di negara-negara lain karena berbahaya dan berpotensi karsinogenik. Namun oleh FDA di AS, risikonya masih dianggap dapat diterima untuk digunakan dalam makanan.
3. Kalsium Kasein Peptone-kalsium fosfat
Laporan menunjukkan bahwa bahan ini digunakan sebagai agen pemutih pada permen karet. Namun, bahan kasein sebelumnya terkait dengan keracunan susu formula di China.Bahan ini merupakan protein rendah sarat dengan residu beracun yang dapat menyebabkan serangkaian efek samping yang buruk, yaitu mulas, gangguan pencernaan, dan alergi yang dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan serius di masa depan.
4. Gum Base
Istilah ini digunakan oleh produsen permen karet sebagai sarana untuk menggeneralisasi daftar bahan yang tak dipublikasikan kepada publik. Para peneliti menemukan bahwa 'gum base' dihasilkan melalui campuran bahan yang dapat dikategorikan dalam 5 kelas.Adapun kelima kelas itu antara lain: Elastomer untuk memberi kelenturan, Resin sebagai pengikat dan pelembut, Plasticizers untuk melembutkan elastomer dan mencampur bahan-bahan lain, Pengisi untuk mempengaruhi tekstur, dan Antioksidan untuk mencegah oksidasi dan menjaga rasa permen. Kesemua bahan ini dirahasiakan dari konsumen dan tetap menjadi misteri.
5. Titanium Dioksida
Bahan ini dapat menjadi faktor risiko asma dan penyakit Crohn. Titanium dioksida digunakan untuk membuat lapisan keras pada permen yang digunakan oleh banyak merek. Anak-anak paling besar kemungkinannya terkena bahan ini lewat permen yang mereka konsumsi.
Seperti dilansir Medical Daily, Kamis (1/8/2013), bahan-bahan tersebut antara lain:
1. AspartamBahan ini dipakai sebagai pengganti gula.
Sempat dianggap tidak aman oleh badan pengawas obat dan makanan AS atau FDA (Food and Drug Administration) pada tahun 1980, aspartam akhirnya disetujui walau masih berisiko.Aspartam adalah excitotoxin, zat yang merangsang neuron di otak. Pemakaiannya dapat menurunkan kecerdasan dan serangkaian masalah neurologis. Menurut studi pada hewan, aspartam diyakini menjadi karsinogen karena berkaitan dengan berbagai jenis tumor.
2. BHT (Butylated hydroxytoluene)
Pengawet BHT merupakan bahan yang umum ditemukan dalam permen karet. Menurut Health Wyze Report, BHT dapat meracuni sistem organ seperti ginjal dan menyebabkan kerusakan hati, juga berkaitan dengan hiperaktivitas pada anak-anak.BHT bahkan telah dilarang di negara-negara lain karena berbahaya dan berpotensi karsinogenik. Namun oleh FDA di AS, risikonya masih dianggap dapat diterima untuk digunakan dalam makanan.
3. Kalsium Kasein Peptone-kalsium fosfat
Laporan menunjukkan bahwa bahan ini digunakan sebagai agen pemutih pada permen karet. Namun, bahan kasein sebelumnya terkait dengan keracunan susu formula di China.Bahan ini merupakan protein rendah sarat dengan residu beracun yang dapat menyebabkan serangkaian efek samping yang buruk, yaitu mulas, gangguan pencernaan, dan alergi yang dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan serius di masa depan.
4. Gum Base
Istilah ini digunakan oleh produsen permen karet sebagai sarana untuk menggeneralisasi daftar bahan yang tak dipublikasikan kepada publik. Para peneliti menemukan bahwa 'gum base' dihasilkan melalui campuran bahan yang dapat dikategorikan dalam 5 kelas.Adapun kelima kelas itu antara lain: Elastomer untuk memberi kelenturan, Resin sebagai pengikat dan pelembut, Plasticizers untuk melembutkan elastomer dan mencampur bahan-bahan lain, Pengisi untuk mempengaruhi tekstur, dan Antioksidan untuk mencegah oksidasi dan menjaga rasa permen. Kesemua bahan ini dirahasiakan dari konsumen dan tetap menjadi misteri.
5. Titanium Dioksida
Bahan ini dapat menjadi faktor risiko asma dan penyakit Crohn. Titanium dioksida digunakan untuk membuat lapisan keras pada permen yang digunakan oleh banyak merek. Anak-anak paling besar kemungkinannya terkena bahan ini lewat permen yang mereka konsumsi.
Merokok dan Jarang Makan Sayur? Hati-hati Risiko Kanker Usus Mengintai
Dibanding permen biasa, permen karet diklaim memiliki banyak kegunaan. Selain teksturnya yang lembut, permen karet dapat mengatasi bau mulut, memutihkan gigi, dan meringankan stres. Siapa sangka di dalamnya terkandung zat kimia yang dapat memicu kanker.
Sebuah penyelidikan di AS dilakukan The Health Wyze Report untuk mengamati bahan yang umum ditemukan dalam beberapa merek permen karet. Hasilnya menemukan bahwa kesemua bahan dalam permen karet diserap oleh aliran darah. Beberapa di antaranya terkait dengan penyebab kanker jika banyak dikonsumsi.
Seperti dilansir Medical Daily, Kamis (1/8/2013), bahan-bahan tersebut antara lain:
1. Aspartam
Bahan ini dipakai sebagai pengganti gula. Sempat dianggap tidak aman oleh badan pengawas obat dan makanan AS atau FDA (Food and Drug Administration) pada tahun 1980, aspartam akhirnya disetujui walau masih berisiko.
Aspartam adalah excitotoxin, zat yang merangsang neuron di otak. Pemakaiannya dapat menurunkan kecerdasan dan serangkaian masalah neurologis. Menurut studi pada hewan, aspartam diyakini menjadi karsinogen karena berkaitan dengan berbagai jenis tumor.
2. BHT (Butylated hydroxytoluene)
Pengawet BHT merupakan bahan yang umum ditemukan dalam permen karet. Menurut Health Wyze Report, BHT dapat meracuni sistem organ seperti ginjal dan menyebabkan kerusakan hati, juga berkaitan dengan hiperaktivitas pada anak-anak.
BHT bahkan telah dilarang di negara-negara lain karena berbahaya dan berpotensi karsinogenik. Namun oleh FDA di AS, risikonya masih dianggap dapat diterima untuk digunakan dalam makanan.
3. Kalsium Kasein Peptone-kalsium fosfat
Laporan menunjukkan bahwa bahan ini digunakan sebagai agen pemutih pada permen karet. Namun, bahan kasein sebelumnya terkait dengan keracunan susu formula diDiam-diam mematikan' mungkin kalimat tersebut cocok untuk jenis kanker yang satu ini. Ya, kanker usus besar merupakan salah satu kanker yang paling mematikan dan sulit disembuhkan. Kebiasaan sepele yang tidak sehat bisa memicu hadirnya kanker ini lho.
Dr Dean Koh, Ahli Bedah Mount Elizabeth Novena Hospital, dalam keterangan tertulis yang diterima detikHealth pada Kamis (1/8/2013) mengatakan orang yang berisiko terkena kanker usus besar adalah orang yang sudah berumur 50 tahun ke atas. Selain itu adalah mereka yang mempunyai riwayat kanker usus besar dalam keluarga.
"Merokok, sering mengonsumsi daging merah, jarang mengkonsumsi buah juga sayur, dan jarang olahraga juga bisa jadi pemicu," kata Dr Dean Koh.
Gejala dari fase awal penyakit ini sering tidak terlihat atau sering diabaikan oleh penderitanya. Seperti masalah pada pencernaan atau buang air besar, terjadinya pendarahan pada feses, kehilangan berat bdan serta nafsu makan.
Untuk terhindar dari penyakit kanker usus besar, yang merupakan kanker pembunuh kedua ini, perlu untuk tidak mengabaikan gejala-gejala yang muncul. Segeralah periksakan diri ke dokter jika muncul salah satu gejala.
Selain itu pemeriksaan feses dan darah, juga kolonoskopi dapat dilakukan guna mencegah kanker ini berkembang biak dan terlambat ditangani. Dan bagi yang memiliki riwayat keluarga yang memiliki kanker usus besar, sebaiknya dilakukan screening setiap tiga tahun sekali.
Sayangnya, banyak orang yang tidak sadar bahwa ia mengidap kanker usus, sampai penyakit tersebut semakin parah, akhirnya kanker terdeteksi setelah sudah stadium lanjut. "Banyak penderita kanker usus besar yang tidak sadar bahwa mereka terjangkit penyakit tersebut sampai penyakit itu semakin parah," ujar Dr Dean Koh.
Setiap tahunnya sekitar 1 juta masyarakat di dunia didiagnosis menderita penyakit ini. Risiko penderita kanker usus besar meningkat tajam pada perempuan dan laki-laki berusia lanjut (50 tahun ke atas).
"Kanker kolorektal tidak berkembang dalam semalam. Setidaknya dibutuhkan sekitar dua tahun atau lebih untuk berkembang biak. Awalnya kanker ini tumbuh secara jinak (biasanya disebut polip) pada lapisan dalam usus. Polip ini mudah terdeteksi dalam kolonoskopi dan dapat dihapus pada saat yang sama tanpa banyak kesulitan," tutur Dr Dean Koh.
"Setelah dihapus, polip tidak mendapatkan kesempatan untuk berubah menjadi kanker. Ini berarti bahwa pemeriksaan terhadap usus kita sangat penting. Ini jelas berguna untuk orang dengan riwayat keluarga yang kuat dengan kanker usus besar dan bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun," Dr Dean menambahkan.
Bahan ini merupakan protein rendah sarat dengan residu beracun yang dapat menyebabkan serangkaian efek samping yang buruk, yaitu mulas, gangguan pencernaan, dan alergi yang dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan serius di masa depan.
4. Gum Base
Istilah ini digunakan oleh produsen permen karet sebagai sarana untuk menggeneralisasi daftar bahan yang tak dipublikasikan kepada publik. Para peneliti menemukan bahwa 'gum base' dihasilkan melalui campuran bahan yang dapat dikategorikan dalam 5 kelas.
Adapun kelima kelas itu antara lain: Elastomer untuk memberi kelenturan, Resin sebagai pengikat dan pelembut, Plasticizers untuk melembutkan elastomer dan mencampur bahan-bahan lain, Pengisi untuk mempengaruhi tekstur, dan Antioksidan untuk mencegah oksidasi dan menjaga rasa permen. Kesemua bahan ini dirahasiakan dari konsumen dan tetap menjadi misteri.
5. Titanium Dioksida
Bahan ini dapat menjadi faktor risiko asma dan penyakit Crohn. Titanium dioksida digunakan untuk membuat lapisan keras pada permen yang digunakan oleh banyak merek. Anak-anak paling besar kemungkinannya terkena bahan ini lewat permen yang mereka konsumsi
Sebuah penyelidikan di AS dilakukan The Health Wyze Report untuk mengamati bahan yang umum ditemukan dalam beberapa merek permen karet. Hasilnya menemukan bahwa kesemua bahan dalam permen karet diserap oleh aliran darah. Beberapa di antaranya terkait dengan penyebab kanker jika banyak dikonsumsi.
Seperti dilansir Medical Daily, Kamis (1/8/2013), bahan-bahan tersebut antara lain:
1. Aspartam
Bahan ini dipakai sebagai pengganti gula. Sempat dianggap tidak aman oleh badan pengawas obat dan makanan AS atau FDA (Food and Drug Administration) pada tahun 1980, aspartam akhirnya disetujui walau masih berisiko.
Aspartam adalah excitotoxin, zat yang merangsang neuron di otak. Pemakaiannya dapat menurunkan kecerdasan dan serangkaian masalah neurologis. Menurut studi pada hewan, aspartam diyakini menjadi karsinogen karena berkaitan dengan berbagai jenis tumor.
2. BHT (Butylated hydroxytoluene)
Pengawet BHT merupakan bahan yang umum ditemukan dalam permen karet. Menurut Health Wyze Report, BHT dapat meracuni sistem organ seperti ginjal dan menyebabkan kerusakan hati, juga berkaitan dengan hiperaktivitas pada anak-anak.
BHT bahkan telah dilarang di negara-negara lain karena berbahaya dan berpotensi karsinogenik. Namun oleh FDA di AS, risikonya masih dianggap dapat diterima untuk digunakan dalam makanan.
3. Kalsium Kasein Peptone-kalsium fosfat
Laporan menunjukkan bahwa bahan ini digunakan sebagai agen pemutih pada permen karet. Namun, bahan kasein sebelumnya terkait dengan keracunan susu formula diDiam-diam mematikan' mungkin kalimat tersebut cocok untuk jenis kanker yang satu ini. Ya, kanker usus besar merupakan salah satu kanker yang paling mematikan dan sulit disembuhkan. Kebiasaan sepele yang tidak sehat bisa memicu hadirnya kanker ini lho.
Dr Dean Koh, Ahli Bedah Mount Elizabeth Novena Hospital, dalam keterangan tertulis yang diterima detikHealth pada Kamis (1/8/2013) mengatakan orang yang berisiko terkena kanker usus besar adalah orang yang sudah berumur 50 tahun ke atas. Selain itu adalah mereka yang mempunyai riwayat kanker usus besar dalam keluarga.
"Merokok, sering mengonsumsi daging merah, jarang mengkonsumsi buah juga sayur, dan jarang olahraga juga bisa jadi pemicu," kata Dr Dean Koh.
Gejala dari fase awal penyakit ini sering tidak terlihat atau sering diabaikan oleh penderitanya. Seperti masalah pada pencernaan atau buang air besar, terjadinya pendarahan pada feses, kehilangan berat bdan serta nafsu makan.
Untuk terhindar dari penyakit kanker usus besar, yang merupakan kanker pembunuh kedua ini, perlu untuk tidak mengabaikan gejala-gejala yang muncul. Segeralah periksakan diri ke dokter jika muncul salah satu gejala.
Selain itu pemeriksaan feses dan darah, juga kolonoskopi dapat dilakukan guna mencegah kanker ini berkembang biak dan terlambat ditangani. Dan bagi yang memiliki riwayat keluarga yang memiliki kanker usus besar, sebaiknya dilakukan screening setiap tiga tahun sekali.
Sayangnya, banyak orang yang tidak sadar bahwa ia mengidap kanker usus, sampai penyakit tersebut semakin parah, akhirnya kanker terdeteksi setelah sudah stadium lanjut. "Banyak penderita kanker usus besar yang tidak sadar bahwa mereka terjangkit penyakit tersebut sampai penyakit itu semakin parah," ujar Dr Dean Koh.
Setiap tahunnya sekitar 1 juta masyarakat di dunia didiagnosis menderita penyakit ini. Risiko penderita kanker usus besar meningkat tajam pada perempuan dan laki-laki berusia lanjut (50 tahun ke atas).
"Kanker kolorektal tidak berkembang dalam semalam. Setidaknya dibutuhkan sekitar dua tahun atau lebih untuk berkembang biak. Awalnya kanker ini tumbuh secara jinak (biasanya disebut polip) pada lapisan dalam usus. Polip ini mudah terdeteksi dalam kolonoskopi dan dapat dihapus pada saat yang sama tanpa banyak kesulitan," tutur Dr Dean Koh.
"Setelah dihapus, polip tidak mendapatkan kesempatan untuk berubah menjadi kanker. Ini berarti bahwa pemeriksaan terhadap usus kita sangat penting. Ini jelas berguna untuk orang dengan riwayat keluarga yang kuat dengan kanker usus besar dan bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun," Dr Dean menambahkan.
Bahan ini merupakan protein rendah sarat dengan residu beracun yang dapat menyebabkan serangkaian efek samping yang buruk, yaitu mulas, gangguan pencernaan, dan alergi yang dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan serius di masa depan.
4. Gum Base
Istilah ini digunakan oleh produsen permen karet sebagai sarana untuk menggeneralisasi daftar bahan yang tak dipublikasikan kepada publik. Para peneliti menemukan bahwa 'gum base' dihasilkan melalui campuran bahan yang dapat dikategorikan dalam 5 kelas.
Adapun kelima kelas itu antara lain: Elastomer untuk memberi kelenturan, Resin sebagai pengikat dan pelembut, Plasticizers untuk melembutkan elastomer dan mencampur bahan-bahan lain, Pengisi untuk mempengaruhi tekstur, dan Antioksidan untuk mencegah oksidasi dan menjaga rasa permen. Kesemua bahan ini dirahasiakan dari konsumen dan tetap menjadi misteri.
5. Titanium Dioksida
Bahan ini dapat menjadi faktor risiko asma dan penyakit Crohn. Titanium dioksida digunakan untuk membuat lapisan keras pada permen yang digunakan oleh banyak merek. Anak-anak paling besar kemungkinannya terkena bahan ini lewat permen yang mereka konsumsi
Sun & Cloud, Kamera Digital yang Bisa Menciptakan Listrik Sendiri
Demam retro ternyata bukan berlangsung sesaat. Aliran fotografi retro yang dihidupkan kembali oleh Fuji Instax dan kamera Lomo kini mendapatkan tambahan versi digital yang unik.
Sun & Cloud dari Superheadz Japan ini tidak hanya hadir dalam bentuk unik yang mirip seperti kamera TLR (Twin-Lens Reflex), tapi juga memiliki fitur inovatif. Inilah kamera digital pertama di dunia yang bisa menciptakan daya listrik sendiri.
Caranya ada dua. Yang pertama dengan mengumpulkan sinar matahari melalui panel surya. Sedangkan yang kedua memanfaatkan tenaga dari ayunan tangan Anda. Tentunya jika cuaca mendung atau Anda sedang malas, terdapat port USB untuk mengisi daya baterainya.
Sun & Cloud
Ada tiga mode pemotretan: normal (jarak 150 cm), portrait (jarak 60-150 cm) dan makro (jarak 25-35 cm). Kamera dengan sensor CMOS 3 MP ini juga bisa merekam video dalam mode 30 fps dan 8 fps atau yang dinamakannya Miriraiku 8, serta mode 1 fps. Hasil foto dapat disimpan di microSD/microSDHC card. Selain itu, terdapat 15 filter menarik untuk membuat hasil foto Sun & Cloud lebih menarik.
Yang patut diperhatikan, Sun & Cloud tidak diciptakan untuk menyaingi kamera digital bermerek mapan. Kamera ini diciptakan bagi penggemar fotografi retro yang ingin tampil beda dan menginginkan hasil foto unik atau yang sudah bosan menggunakan kamera Lomo akibat harga film dan ongkos cuci cetak yang tidak murah.
Superheadz Sun & Cloud dijual seharga US$199 atau sekitar Rp2 juta.
Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.
Sun & Cloud dari Superheadz Japan ini tidak hanya hadir dalam bentuk unik yang mirip seperti kamera TLR (Twin-Lens Reflex), tapi juga memiliki fitur inovatif. Inilah kamera digital pertama di dunia yang bisa menciptakan daya listrik sendiri.
Caranya ada dua. Yang pertama dengan mengumpulkan sinar matahari melalui panel surya. Sedangkan yang kedua memanfaatkan tenaga dari ayunan tangan Anda. Tentunya jika cuaca mendung atau Anda sedang malas, terdapat port USB untuk mengisi daya baterainya.
Ada tiga mode pemotretan: normal (jarak 150 cm), portrait (jarak 60-150 cm) dan makro (jarak 25-35 cm). Kamera dengan sensor CMOS 3 MP ini juga bisa merekam video dalam mode 30 fps dan 8 fps atau yang dinamakannya Miriraiku 8, serta mode 1 fps. Hasil foto dapat disimpan di microSD/microSDHC card. Selain itu, terdapat 15 filter menarik untuk membuat hasil foto Sun & Cloud lebih menarik.
Yang patut diperhatikan, Sun & Cloud tidak diciptakan untuk menyaingi kamera digital bermerek mapan. Kamera ini diciptakan bagi penggemar fotografi retro yang ingin tampil beda dan menginginkan hasil foto unik atau yang sudah bosan menggunakan kamera Lomo akibat harga film dan ongkos cuci cetak yang tidak murah.
Superheadz Sun & Cloud dijual seharga US$199 atau sekitar Rp2 juta.
Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.
Beragam GPS Murah, Teman Perjalanan Mudik
Lebaran bakal segera tiba. Sebagian dari Anda tentu ada yang ingin merayakannya di kampung halaman. Nah, mudik bersama keluarga dengan berkendara sepeda motor atau mobil tentu akan terasa menyenangkan apalagi jika perjalanan bisa ditempuh tanpa harus tersesat.
Maka, menggunakan alat penunjuk arah atau Global Positioning System (GPS) yang terpasang di kendaraan, bisa menjadi solusi jitu dan murah. Berikut beberapa alat GPS yang terbilang murah yang bisa Anda dapatkan di toko-toko atau toko online.
Magellan GPS eXplorist 110 (Harga Rp 1,8 juta)
Alat ini memiliki layar 2,2 inci dengan teknologi QVGA yang membuat tampilan terlihat cerah meski di bawah sinar mentari. Ada lima tombol kecil pada bagian bawah layar untuk bernavigasi. Alat ini dilengkapi dengan memori 500 MB.
Alat ini bisa bertahan 18 jam dengan dua baterai AA dan tahan air. Karena bentuknya kecil, Anda bisa mengalungkannya pada leher Anda dan melihatnya sewaktu-waktu saat membutuhkan petunjuk arah jalan.
Papago Z-1 (harga Rp 1,4 juta)
GPS ini memliki ribuan point of interest seperti pom bensin, restoran, dan rumah sakit. Dan uniknya, tampilan petanya bisa berbentuk tiga dimensi. Layarnya memiliki rentang 5 inci. Papago ini memiliki peta 5 negara, termasuk Indonesia dengan 33 provinsi.
Selain sebagai peta, alat ini juga bisa memutar musik, menampilkan foto, memutar video dan membaca e-book. Ini karena ada slot microSD. Kapasitas memori penyimpanan sekitar 4 GB.
Tomtom VIA 260 (Harga Rp 1,8 juta)
Layarnya 4,3 inci dan sudah memiliki teknologi layar sentuh. Tampilannya juga sudah mengadopsi teknologi 3D. Ini semakin memudahkan pengguna untuk menentukan pilihan jalan, terutama saat di persimpangan.
Kapasitas memori penyimpanan 2 GB. Ada konektivitas bluetooth untuk mengkoneksikan alat ini dengan ponsel Anda dan memutar file lagu atau film.
Langganan:
Postingan (Atom)


